Terowongan Samarinda Terancam Longsor, DPRD Desak Pemerintah Lakukan Audit Struktur

nusantarakini.co, SAMARINDA – Peristiwa longsor yang terjadi di area sekitar proyek terowongan utama di Kota Samarinda memicu keprihatinan mendalam dari DPRD.

Komisi III DPRD Samarinda yang membidangi infrastruktur, langsung merespons dengan permintaan investigasi menyeluruh untuk memastikan keamanan dan kualitas proyek tersebut.

Abdul Rohim, anggota Komisi III DPRD Samarinda, menilai kejadian ini bukan sekadar persoalan teknis ringan. Ia melihat adanya potensi gangguan serius terhadap struktur proyek yang wajib ditangani dengan cepat dan terbuka.

“Dari apa yang kami lihat di lapangan dan sejumlah dokumentasi yang beredar, ini tidak bisa disebut kerusakan biasa. Ada indikasi masalah pada konstruksi yang perlu ditelusuri lebih dalam,” ujarnya, Rabu (14/05/2025).

Menurutnya, DPRD ingin memastikan penyebab utama longsor dan apakah hal itu berdampak langsung terhadap stabilitas terowongan. Rohim juga mendesak agar penanganannya dilakukan secara cepat dan profesional.

“Kami ingin ada kejelasan soal kronologi kejadian, dampaknya terhadap proyek, dan apa saja yang sudah dilakukan oleh pihak pelaksana dan pemerintah,” katanya.

Ia menambahkan, proyek yang dibiayai oleh APBD dengan nilai besar harus dijaga kualitas dan akuntabilitasnya. Peristiwa seperti ini, lanjutnya, bisa merusak kepercayaan publik terhadap proyek strategis milik pemerintah daerah.

“Ini bukan sekadar persoalan bangunan, tapi menyangkut kepercayaan masyarakat. Proyek besar seperti ini harus bebas dari keraguan,” tegasnya.

Komisi III pun menuntut adanya transparansi dalam penanganan insiden tersebut dan berharap seluruh pihak terkait bertanggung jawab untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

“Pemerintah dan pelaksana proyek harus terbuka. Yang paling penting, harus ada tindakan nyata, bukan sekadar laporan di atas kertas,” tutup Rohim. (ADV/Rangga)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang