Syahrudin Ingatkan Pentas UMKM Alun-Alun Bukan Ajang Klaim Sepihak

nusantarakini.co, PPU – Rencana pengambilalihan kegiatan di Alun-Alun Penajam oleh Dewan Kesenian Daerah (DKD) menjadi perhatian Wakil Ketua I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor.

Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang secara sepihak mengklaim pengelolaan tanpa mekanisme yang terbuka dan tata kelola yang adil. Bagi Syahrudin, siapa pun yang ingin terlibat harus tunduk pada prinsip keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

“Saya tidak berbicara secara kelembagaan, artinya siapapun itu kalau mengelola secara baik dan patuh itu serta bisa memanage UMKM, ya silakan saja,” ujarnya.

Alun-Alun selama ini menjadi ruang publik yang cukup aktif dimanfaatkan oleh pelaku UMKM dan komunitas seni. Kegiatan rutin seperti pentas seni dan bazar UMKM kerap menjadi ajang promosi dan interaksi langsung dengan masyarakat.

Namun, bila ruang ini dialihkan secara eksklusif kepada satu lembaga tanpa pengaturan yang memadai, dikhawatirkan akan muncul konflik kepentingan.

“Tetapi kalau itu hanya itu mau mengklaim atau mengambil supaya hanya ini dilakukan sementara tidak diatur secara baik, saya kira ini tidak baik,” tambahnya.

Syahrudin menekankan bahwa persoalan siapa pengelola bukanlah yang utama. Hal yang jauh lebih penting menurutnya adalah bahwa kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas dan pelaksanaannya dilakukan secara terbuka serta bertanggung jawab.

“Prinsipnya, mau dia UMKM, Dewan Kesenian, dan lainnya, saya sebagai masyarakat ini yang terpenting terakomodir kepentingan masyarakat itu dan itu dilaksanakan dengan baik,” kata dia.

Ia juga menyoroti soal keberadaan UMKM yang menurutnya tidak bisa dipisahkan dari peran penting dalam menggerakkan ekonomi lokal. Maka dari itu, kebijakan pengelolaan kegiatan seperti ini harus dilakukan secara adil dan inklusif.

“Termasuk UMKM, mereka ini kan tidak gampang-gampang susah. Tidak hanya PPU yang ada UMKM, bagaimana caranya kita berlaku adil,” ujarnya. (ADV)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang