Komisi II DPRD PPU Serap Aspirasi Soal UMKM, Drainase, dan Irigasi saat Reses

nusantarakini.co, PPU – Aspirasi masyarakat Penajam Paser Utara (PPU) dalam agenda reses masih berkutat pada kebutuhan dasar: infrastruktur, pengembangan usaha kecil, dan perbaikan saluran air. Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD PPU, Thohiron, setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan reses di beberapa titik, termasuk wilayah Petung.

Dalam pemaparannya, Thohiron menyebut bahwa pola permintaan masyarakat tidak banyak berubah dari tahun ke tahun. Ini menunjukkan bahwa sejumlah kebutuhan pokok warga, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dan ekonomi mikro, masih belum sepenuhnya terpenuhi.

“Tahun ke tahun, kan kurang lebih saja. Artinya ini menunjukkan bahwa kebutuhan infrastruktur, drainase, dan bantuan UMKM itu masih menjadi prioritas masyarakat,” ujar Thohiron.

Ia mencontohkan, dalam dialog dengan komunitas ibu-ibu rumah tangga, usulan yang muncul sangat konkret dan langsung menyentuh kehidupan sehari-hari. Rata-rata warga berharap adanya bantuan pemerintah untuk alat-alat penunjang produksi usaha kecil, terutama yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB).

“Jadi, aspirasi masyarakat itu tidak jauh-jauh dari masyarakat. Karena kemarin saya reses dengan ibu-ibu semua, rata-rata aspirasinya terkait dengan bantuan KUB untuk alat produksi dan alat-alat dapur,” ujarnya.

Dari hasil pertemuan itu, Thohiron menilai bahwa skema pemberdayaan ekonomi berbasis kelompok perempuan masih sangat relevan dan perlu diperkuat. Menurutnya, banyak ibu-ibu rumah tangga yang sebenarnya memiliki keterampilan produksi, tetapi terkendala alat dan akses bantuan.

Selain sektor ekonomi mikro, kebutuhan terhadap penyelesaian infrastruktur dasar juga terus mencuat. Salah satunya adalah sistem irigasi di Kelurahan Petung yang menurut warga belum tuntas dan mengganggu pola tanam di wilayah tersebut. Thohiron menyebut persoalan ini harus masuk dalam prioritas penganggaran pembangunan ke depan.

“Di Petung itu kan ada sebagian yang irigasinya belum selesai,” ujarnya singkat namun menekankan pentingnya tindak lanjut dari pihak eksekutif. (ADV)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang