NUSANTARAKINI.co, PPU – Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jamaluddin, menyoroti pentingnya mempertimbangkan alokasi anggaran dalam pengembangan proyek besar yang ada di wilayahnya. Salah satu proyek tersebut adalah rencana pembangunan jembatan Nipah-Nipah–Melawai.
Menurut Jamaluddin, proyek infrastruktur besar seperti ini sebaiknya dibiayai oleh pemerintah provinsi atau pemerintah pusat agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang memiliki prioritas lebih langsung terhadap kesejahteraan masyarakat PPU.
“Selain Coastal Road, proyek jembatan Nipah-Nipah–Melawai juga perlu disuarakan kembali,” ujar Jamaluddin dalam keterangan resminya.
Ia menekankan bahwa proyek ini penting untuk dibahas dan diperjuangkan, namun ia juga menyampaikan catatan penting tentang sumber pendanaan yang sebaiknya tidak dibebankan kepada APBD PPU.
“Namun, penting untuk dicatat agar tidak membebani APBD, karena prinsipnya, APBD adalah untuk kesejahteraan masyarakat, bukan untuk proyek besar seperti ini,” lanjutnya.
Dalam pandangan Jamaluddin, proyek-proyek besar seperti jembatan penghubung tersebut tidak hanya memerlukan anggaran yang besar, tetapi juga membutuhkan konsistensi dan kesinambungan dalam pengelolaan anggarannya.
Di sinilah, menurutnya, peran pemerintah provinsi atau pusat sangat penting. Dengan pendanaan dari tingkat pemerintahan yang lebih tinggi, keberlanjutan proyek tersebut bisa lebih terjamin, tanpa mengorbankan alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk kebutuhan dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat PPU. (Adv/DPRDPPU)






