Iswandi Dorong Pemda Ambil Peluang Pendapatan dari Transaksi Online

 

nusantarakini.co , SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menyoroti pergeseran pola belanja masyarakat yang kini semakin didominasi transaksi daring. Ia menilai tren e-commerce, terutama di kalangan generasi Z, tidak sekadar menjadi gaya hidup, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Sekarang zamannya sudah beda. Suka tidak suka, mau tidak mau, e-commerce atau belanja online itu sudah mendominasi, apalagi di kalangan Gen Z,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).

Menurut Iswandi, belanja daring lebih diminati karena menawarkan harga kompetitif, kemudahan transaksi, layanan antar ke rumah, hingga fasilitas cicilan melalui fitur paylater. Fenomena ini, kata dia, tak bisa dihindari dan pemerintah daerah perlu beradaptasi agar tidak kehilangan peluang pemasukan.

Ia mencontohkan layanan transportasi daring seperti Gojek, Maxim, dan Grab, yang transaksinya besar namun hasilnya langsung terpusat, tanpa memberi kontribusi ke daerah. “Kita bisa ambil peluang di situ. Bagaimana sistem pajaknya bisa disinkronkan untuk pemerintah daerah,” jelasnya.

Potensi penerimaan dari transaksi daring dinilainya cukup signifikan, meski nominal pajak per transaksi kecil. “Rp500 atau Rp1.000 saja per transaksi, kalau dikalikan jumlah pengguna, hasilnya lumayan,” tambahnya.

Selain regulasi perpajakan, Iswandi mendorong pemerintah memfasilitasi UMKM agar bisa masuk ke platform digital seperti Shopee dan Tokopedia. Dengan begitu, pelaku usaha dapat meningkatkan omzet sekaligus berkontribusi pada PAD.

“Yang pasti, pertama transaksi UMKM meningkat secara online. Kedua, kontribusi ke PAD juga jelas. Tinggal pemerintah memfasilitasi, membuat sistem, dan memberi dukungan,” pungkasnya. (NK/ADV/Rangga)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang