Hariyono Menilai Peningkatan SDM lebih Penting Dibandingkan Infrastruktur

NUSANTARAKINI.co, PPU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Hariyono, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus menjadi prioritas utama sebelum memikirkan pengembangan infrastruktur yang masif.

Menurutnya, tanpa SDM yang berkualitas, infrastruktur yang dibangun justru tidak akan dimanfaatkan dengan optimal dan dapat berujung pada pemborosan anggaran.

Dalam pandangannya, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan tidak bisa hanya mengandalkan pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, atau gedung-gedung. Kesejahteraan masyarakat akan lebih terjamin jika kualitas SDM yang ada di daerah tersebut lebih dulu dibenahi.

“Kalau bicara kesejahteraan, mau menuju satu ekonomi yang baik, itu yang paling penting memang sumber daya manusia,” ujar Hariyono.

Ia menegaskan bahwa kualitas SDM yang baik adalah fondasi bagi kemajuan suatu daerah, termasuk Penajam Paser Utara, yang tengah berkembang pesat sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dalam diskusinya, Hariyono menyoroti pentingnya pelatihan dan pendidikan yang berkualitas untuk masyarakat, khususnya di sektor-sektor yang strategis bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, hanya dengan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat, infrastruktur yang sudah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Sumber daya manusia yang harus dibenahi terlebih dahulu, setelah itu infrastruktur,” tambahnya.

Hariyono melihat bahwa sering kali pembangunan fisik lebih dikejar daripada upaya peningkatan SDM. Akibatnya, infrastruktur yang sudah dibangun tidak dimanfaatkan secara efektif karena keterbatasan kemampuan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas tersebut.

Ia mengibaratkan hal ini sebagai masalah yang sering terjadi di berbagai daerah. Infrastruktur dibangun dengan biaya besar, tetapi kurang memberikan dampak signifikan karena masyarakat belum siap secara kemampuan dan pengetahuan untuk memanfaatkannya.

Sebagai contoh, Hariyono menyebut beberapa proyek infrastruktur yang akhirnya tidak dimanfaatkan secara maksimal karena kurangnya pemahaman atau keterampilan masyarakat setempat.

“Kalau sumber daya manusianya belum bagus, infrastrukturnya bagaimana modelnya?” katanya.

Dalam hal ini, ia menekankan bahwa kualitas SDM yang memadai akan menentukan bagaimana infrastruktur tersebut dapat dioperasikan, dikelola, dan dijaga dengan baik. Tanpa hal itu, pembangunan infrastruktur hanya akan menjadi simbol tanpa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Adv/DPRDPPU)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang