nusantarakini.co, SAMARINDA – Suasana berbeda tampak di halaman Kantor DPRD Kota Samarinda pada Kamis (28/8/2025). Puluhan stan berjejer rapi menghadirkan beragam kuliner dan produk lokal dalam kegiatan bazar dan pasar murah yang digelar DPRD Samarinda. Sebanyak 30 tenant UMKM ikut serta dalam kegiatan ini, menyajikan aneka pilihan produk dengan harga terjangkau.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Ia menekankan bahwa bazar bukan hanya sekadar ajang belanja, tetapi juga wadah untuk memperkuat sektor usaha mikro di Samarinda.
“Kegiatan hari ini adalah dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80, sekaligus mendorong kemajuan UMKM mikro di Kota Samarinda,” ucap Helmi dalam sambutannya.
Menurut Helmi, keterlibatan Sekretariat DPRD dalam penyelenggaraan bazar juga menjadi wujud partisipasi nyata lembaga legislatif dalam perayaan kemerdekaan. Ia menilai, kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti ini lebih terasa manfaatnya.
“Jadi dari Sekretariat DPRD juga ingin berpartisipasi dalam kegiatan tersebut,” ujarnya.
Lebih jauh, Helmi menegaskan bahwa kegiatan ini sekaligus bentuk penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak diraih dengan mudah, melainkan melalui pengorbanan besar.
“Mereka berjuang dengan darah, bambu runcing, dan pengorbanan yang luar biasa,” katanya.
Helmi menambahkan, bazar dan pasar murah ini tidak akan berhenti pada momentum tahun ini saja. DPRD Samarinda merencanakan kegiatan serupa digelar setiap tahun agar semakin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil yang terlibat.
“Acara bazar ini memang akan dilaksanakan rutin setiap tahun,” tegasnya.
Ia juga berharap kegiatan ini mampu menjadi ajang promosi dan memperluas jaringan pasar bagi UMKM Samarinda. Dengan interaksi langsung bersama masyarakat, tenant peserta bazar diharapkan mendapatkan pelanggan baru yang berkelanjutan.
“Harapan kita, tenant-tenant yang ikut bisa promosi dan jualannya makin dikenal,” ujarnya.
Helmi menutup dengan optimisme bahwa kegiatan ini dapat memberi dampak berkelanjutan, baik bagi pelaku usaha maupun masyarakat luas.
“Semoga usaha mereka semakin maju, pengunjungnya semakin ramai, dan perekonomian mikro di Samarinda tumbuh lebih baik,” pungkasnya. (NK/ADV/Rangga)






