DPRD Samarinda Desak Pemkot Salurkan Dana Darurat untuk Petani Terdampak Banjir

nusantarakini.co, SAMARINDA – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Samarinda, pada 12 Mei 2025 memicu bencana alam berupa banjir, longsor, dan jalan ambles di sejumlah titik. Salah satu dampak paling signifikan terjadi di wilayah Lempake, di mana sekitar 50 hektare lahan pertanian dilaporkan mengalami gagal panen.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mendesak pemerintah kota untuk segera menyalurkan dana darurat kepada para petani yang terdampak.

“Jadi nanti saya akan segera berkoordinasi dengan dengan Kepala Pelaksana BPBD selaku penanggung jawab bencana untuk memastikan ganti rugi tepat sasaran,” paparnya pada awak media.

Ia menjelaskan bahwa dana tanggap darurat yang bersumber dari APBD tidak memerlukan mekanisme pembahasan bersama, sehingga penggunaannya dapat langsung dialokasikan sesuai dengan kebutuhan akibat bencana, seperti perbaikan fasilitas umum, properti warga, hingga lahan pertanian yang terdampak.

“Pada prinsipnya, kita mau seluruh fasum dan kerugian pasca banjir dapat tertangani dengan baik. Dana sudah tersedia, yg perlu dipercepat adalah proses verifikasi datanya,” ujarnya.

Terakhir, meski saat ini belum tersedia anggaran khusus untuk penanganan gagal panen, Rohim memastikan bahwa dana tanggap darurat akan dimaksimalkan untuk meminimalkan dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat.

“Prioritas kami adalah mengupayakan untuk segera meringankan beban warga terdampak,” kunci Rohim. (ADV/Saddam)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang