Ahmad Vananzda Soroti Pembongkaran Pasar Subuh, Minta Pemkot Jangan Bertindak Sepihak

nusantarakini.co, SAMARINDA — Pembongkaran paksa yang dilakukan aparat memicu aksi protes dari pedagang dan mahasiswa. Wakil Ketua II DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vanandza, turun langsung ke lokasi dan menyampaikan kritik keras terhadap Pemkot.

“Saya menyayangkan tindakan yang diambil Pemkot. Harusnya ada dialog dulu. Jangan bertindak sepihak seperti ini,” ujar Vanandza saat ditemui di tengah aksi protes pedagang.

Ia juga menyatakan bahwa DPRD akan menindaklanjuti permasalahan ini secara resmi untuk menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) secepatnya agar semua pihak bisa bicara.

“Ini bukan hanya soal relokasi, tapi soal keadilan bagi rakyat kecil,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Subuh, Abdul Salam, mengaku kecewa dengan cara pemerintah menjalankan relokasi. Sebab, pihaknya tak pernah menyetujui relokasi tersebut. Bahkan ada intimidasi kepada pedagang yang menolak.

“Kami hanya ingin tetap berjualan seperti biasa,” kata Abdul Salam kepada media.

Ia juga membantah klaim bahwa mayoritas pedagang sudah sepakat dengan relokasi. Di mana telah ada pedagang yang mengambil nomor lapak di tempat yang baru.

“Itu karena terpaksa dan takut kehilangan tempat jualan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Asisten II Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy, menjelaskan bahwa relokasi dilakukan demi penataan kota.

“Tujuan relokasi ini adalah untuk menciptakan pasar yang lebih tertib dan bersih. Fasilitas di lokasi baru sudah kami siapkan,” katanya.

Kendati demikian, pedagang tetap menolak dan meminta Pemkot menghentikan relokasi sepihak dan berharap DPRD dapat menjadi penengah yang adil. (ADV/Saddam)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang