Abdul Rohim Minta Pemkot Lakukan Pengawasan Ketat Menjaga Kualitas Pembangunan Teras Samarinda

nusantarakini.co, SAMARINDA – Sejumlah bagian Teras Samarinda mengalami kerusakan, yang memicu keluhan dari masyarakat. Kondisi ini membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dinilai kurang memperhatikan pemeliharaan fasilitas umum.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Abdul Rohim, turut menyoroti permasalahan ini. Ia menegaskan perlunya pemantauan lebih ketat terhadap kualitas pembangunan infrastruktur di kota tersebut.

Rohim meminta pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh guna mengidentifikasi penyebab kerusakan, baik karena kualitas pekerjaan yang buruk maupun faktor eksternal lainnya.

“Pemerintah harus segera meningkatkan pengawasan. Penyebab kerusakan ini perlu ditelusuri, apakah akibat konstruksi yang tidak sesuai standar atau ada faktor lain yang berkontribusi,” ujar Rohim, Senin (19/3/2025).

Ia juga mencontohkan kondisi jalan di M Yamin yang baru beberapa bulan selesai dibangun, tetapi sudah mengalami kerusakan di beberapa titik. Menurutnya, ini menunjukkan perlunya peninjauan ulang terhadap kualitas pekerjaan.

Rohim menyoroti dua faktor utama penyebab kerusakan fasilitas umum. Jika ditemukan kerusakan terjadi akibat mutu pekerjaan yang rendah, ia menegaskan bahwa kontraktor harus bertanggung jawab, bahkan diaudit untuk memastikan tidak ada penyimpangan anggaran.

“Jika terbukti kualitas pengerjaannya tidak sesuai spesifikasi, kontraktor harus dipanggil dan dimintai pertanggungjawaban. Jika perlu, audit harus dilakukan agar tidak ada penyalahgunaan anggaran yang berujung pada hasil pekerjaan yang buruk,” tegasnya.

Tetapi, jika kerusakan disebabkan oleh faktor eksternal seperti vandalisme atau kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas umum, Rohim menilai pemerintah harus meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada warga.

“Jika masalahnya berasal dari vandalisme atau kurangnya kepedulian masyarakat, maka perlu ada langkah konkret untuk mencegahnya,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Rohim menegaskan setiap fasilitas yang dibangun dengan anggaran besar harus memiliki daya tahan yang lama serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan, tetapi juga memastikan kualitas serta keberlanjutannya. (Adv/Ryan)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang