Sariman Soroti Wacana Efisiensi Pembangunan Gedung Pemda

nusantarakini.co, PPU – Wacana efisiensi anggaran terhadap tiga proyek pembangunan gedung instansi pemerintah di Penajam Paser Utara (PPU) mendapat kritik dari DPRD. Sekretaris Komisi III, Sariman, menilai efisiensi tidak seharusnya diterapkan pada proyek strategis yang sifatnya mendesak dan sudah lama dibutuhkan.

Sariman menilai penundaan pembangunan gedung penting justru akan menambah beban anggaran pada tahun berikutnya. Ia menegaskan bahwa kebutuhan dasar instansi harus tetap dipenuhi demi menunjang pelayanan publik.

“Kalau pendapat pribadi saya dan juga mewakili Komisi III, sebaiknya itu tidak usah diefisiensi. Dikerjakan saja. Karena toh kalau diefisiensi tahun ini, tahun depan juga tetap harus dikerjakan,” ujarnya usai RDP dengan BKAD pada Rabu (2/7).

Menurutnya, keterbatasan pendanaan bukan alasan untuk menghentikan pekerjaan. Sariman menyarankan pemerintah mempertimbangkan sistem pembayaran bertahap agar proyek bisa dimulai tanpa harus menunggu kondisi fiskal membaik.

“Kalau memang dananya tidak cukup, yang penting kontraktornya siap membangun, ya itu bisa jadi hutang bayar tahun depan. Saya kira itu juga bisa menjadi solusi,” tegasnya.

Ia mengungkapkan bahwa pembahasan di RDP tidak secara rinci menyinggung efisiensi terhadap tiga gedung dimaksud. Namun kondisi di lapangan menunjukkan banyak instansi masih belum memiliki fasilitas kantor yang layak, seperti Diskominfo, Inspektorat, hingga Satpol PP.

Sariman menilai membiarkan pembangunan tertunda hanya akan memperpanjang masalah dan memperbesar biaya pembangunan ke depan. Ia meminta pemerintah daerah menetapkan prioritas yang jelas dan melihat manfaat jangka panjang sebelum memutuskan langkah efisiensi.

“Kalau memang ini penting, mestinya tetap dikerjakan. Misalnya saja, tahun ini dibayarkan sebagian, sisanya bisa dilunasi tahun depan. Yang penting pekerjaan jalan dulu,” imbuhnya.(ADV)

Related Posts

Raup Muin Minta Razia Hiburan Ilegal di Pantai Nipah-Nipah Dilakukan Tanpa Tebang Pilih

nusantarakini.co, PPU – Merebaknya aktivitas hiburan tanpa izin di kawasan Pantai Nipah-Nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), menuai perhatian serius dari Wakil Ketua I DPRD PPU, Raup Muin. Ia menegaskan…

DPRD PPU Usulkan RSUD Sepaku Naik Status, Antisipasi Lonjakan Penduduk IKN

nusantarakini.co, PPU – Meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan seiring pertumbuhan penduduk di Kecamatan Sepaku mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengusulkan peningkatan status Rumah Sakit Umum…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang