Ismail Latisi Pastikan Anggaran Pendidikan Samarinda Tetap Aman Meski Ada Penyesuaian APBD

 

nusantarakini.co, SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, menegaskan bahwa sektor pendidikan tidak akan terdampak meski terdapat penyesuaian dalam Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun berjalan.

Menurut Ismail, pendidikan merupakan sektor wajib yang dijamin konstitusi. Setiap daerah diwajibkan mengalokasikan minimal 20 persen dari APBD untuk kebutuhan pendidikan.

“Kalau di bidang pendidikan itu sifatnya mandatori. Jadi sekalipun ada efisiensi di pos lain, pendidikan tetap aman,” tegasnya, Senin (01/9/2025).

Ia menekankan, kepastian anggaran pendidikan penting agar kualitas pendidikan di Samarinda terus meningkat. Apalagi, perkembangan teknologi menuntut dunia pendidikan beradaptasi lebih cepat dengan kebutuhan masyarakat.

“Pendidikan harus menyesuaikan dengan perubahan zaman dan keinginan masyarakat. Itu tantangan besar yang tidak bisa dihindari,” ujarnya.

Selain itu, Ismail juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar generasi. Semangat anak muda yang cepat beradaptasi dengan teknologi, menurutnya, perlu dipadukan dengan pengalaman para senior.

“Kalau digabung, hasilnya pasti lebih matang dan sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Politisi PKS ini menegaskan, DPRD memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga arah kebijakan pendidikan tetap sejalan dengan cita-cita konstitusi.

“Kualitas pendidikan akan menentukan masa depan daerah ini. Jadi tidak boleh ada kompromi soal anggaran,” pungkasnya. (NK/ADV/Rangga)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang