Iswandi: Keterbatasan Lahan Hambat Produksi Pangan Lokal

 

nusantarakini.co , SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menyoroti keterbatasan lahan pertanian yang dinilai menjadi tantangan utama dalam menjaga ketahanan pangan di Kota Tepian. Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, lahan yang sempit membuat produksi pangan lokal sulit mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Bagaimana mau ada surplus dengan lahan sekecil itu untuk memenuhi kebutuhan banyaknya manusia,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Berdasarkan data rencana tata ruang wilayah (RTRW), luas lahan pertanian di Samarinda hanya sekitar 1.243 hektar. Jumlah ini jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan lebih dari 800 ribu jiwa penduduk yang tercatat resmi, bahkan diperkirakan mencapai satu juta jiwa termasuk yang belum terdata.

“Sejak dulu Samarinda tidak pernah surplus, karena produksi petani hanya bisa memenuhi 20-30 persen kebutuhan pasar,” jelas Iswandi.

Meski begitu, ia menilai peningkatan produksi masih mungkin dilakukan jika pemerintah mendukung petani dengan teknologi dan subsidi.

“Walaupun lahannya sempit, harusnya ada dukungan dari pemerintah kota dan dinas terkait, misalnya teknik pertanian modern, subsidi pupuk, atau inovasi lain,” tegasnya.

Iswandi menekankan, keberhasilan pertanian lokal sangat bergantung pada kemauan politik pemerintah daerah. Dengan dukungan yang tepat, keterbatasan lahan tidak lagi menjadi hambatan besar, dan pertanian Samarinda tetap bisa memberi kontribusi bagi ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat. (NK/ADV/Rangga)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang