nusantarakini.co , SAMARINDA – Maraknya penggunaan media sosial di Kota Samarinda, terutama di kalangan generasi muda, mendapat perhatian khusus dari Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie. Ia menilai, meski platform seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan X sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, masih banyak pengguna yang menyalahgunakannya untuk hal-hal negatif, mulai dari konten tidak bermanfaat hingga komentar bernada kasar.
“Peran digitalisasi hari ini sudah menjadi faktor yang sangat utama, apalagi dalam dunia kerja,” ujar Novan, Rabu (27/8/2025).
Menurutnya, pekerja maupun calon pekerja saat ini dituntut tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga bijak dalam memanfaatkan media digital. Media sosial, kata dia, kini menjadi salah satu cerminan karakter dan profesionalitas seseorang di mata perusahaan.
“Jadi para pekerja ini harus punya yang namanya media, khususnya media sosial, tapi digunakan dengan bijak. Karena media sosial sendiri merupakan gambaran dari pemilik akunnya,” jelasnya.
Novan mengingatkan generasi muda agar berhati-hati dalam meninggalkan jejak digital. Konten negatif dan perilaku tidak etis di dunia maya bisa merugikan diri sendiri, bahkan memengaruhi peluang kerja.
“Makanya kita selalu menyampaikan, bijaklah menggunakan media sosial,” tegasnya.
Ia menekankan perlunya peningkatan literasi digital melalui pendidikan formal, peran keluarga, maupun dukungan pemerintah. Dengan pemahaman yang baik, generasi muda Samarinda diharapkan dapat memanfaatkan teknologi untuk membangun citra positif sekaligus membuka peluang profesional yang lebih luas. (NK/ADV/Rangga)






