Adnan Faridhan Dorong Semua OPD Bentuk Satgas Demi Membangun Birokrasi yang Bersih

nusantarakini.co, Samarinda – Inisiatif Pemerintah Kota Samarinda membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk mengawal Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dinilai sebagai langkah nyata mendorong transparansi di sektor pendidikan. DPRD Samarinda bahkan menilai pola pengawasan serupa seharusnya diperluas ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) demi membangun birokrasi yang bersih.

Anggota DPRD Samarinda, Adnan Faridhan, menyebut kehadiran Satgas SPMB merupakan bukti komitmen pemerintah memperbaiki tata kelola dan menutup celah praktik kecurangan, khususnya di momentum penerimaan siswa baru.

“Langkah ini bukan hanya patut diapresiasi, tapi juga harus direplikasi. Jangan berhenti di pendidikan saja,” ujarnya.

Menurut Adnan, satgas memiliki peran ganda, tak hanya menjalankan pengawasan teknis, tetapi juga menjadi pihak yang pertama mendeteksi jika muncul indikasi pelanggaran. Jika temuan satgas mengandung unsur pidana, maka akan diteruskan kepada aparat penegak hukum.

“Kalau terbukti ada pelanggaran serius, tentu harus ditindak. Kami tidak bisa toleransi terhadap upaya-upaya yang mencederai kepercayaan publik,” tegasnya.

Ia menilai, satgas turut berperan penting meminimalisir praktik titipan siswa yang selama ini kerap menjadi masalah setiap tahun ajaran baru.

Lebih jauh, DPRD memandang pola kerja Satgas SPMB bisa dijadikan protokol standar yang diterapkan di OPD lainnya, sehingga pengawasan tak hanya bersifat sektoral atau musiman.

“Kalau pola ini bisa dijadikan acuan tetap, kita akan punya sistem birokrasi yang jauh lebih bersih dan profesional,” kata Adnan.

Saat ini, informasi mengenai dugaan pelanggaran dalam proses SPMB disebut masih dalam tahap verifikasi. Meski belum final, temuan awal ini menunjukkan fungsi satgas berjalan sesuai harapan.

Adnan juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengawal jalannya kebijakan publik, agar ruang-ruang rawan penyimpangan bisa diminimalisir.

“Kalau ada ruang yang masih bisa disempurnakan, ya kita sempurnakan bersama. Jangan sampai ruang-ruang abu-abu dibiarkan terlalu lama,” pungkasnya. (N/ADV/SS)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang