nusantarakini.co, PPU – Rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi diterima oleh DPRD setempat. Sesuai mekanisme yang diatur dalam Permendagri Nomor 2 Tahun 2025, lembaga legislatif kini memasuki tahap lanjutan untuk mengkaji dan menelaah seluruh isi dokumen selama sepuluh hari ke depan.
“Tindak lanjutnya itu di DPRD nanti selama 10 hari diberi waktu untuk menelaah dan mengkaji apa saja rencana makro PPU itu, karena di situ kan sudah tergambar rencana visi misi Pemda,” kata Wakil Ketua DPRD PPU, Syahrudin M Noor.
Ia menjelaskan bahwa dokumen perencanaan pembangunan lima tahunan ini tak hanya memuat arah kebijakan kepala daerah yang baru saja dilantik, tetapi juga menjadi instrumen utama dalam menyelaraskan kebutuhan lokal dengan kepentingan regional dan nasional.
Menurutnya, proses kajian oleh DPRD tidak akan semata-mata terbatas pada dokumen teknokratis yang disusun Bapelitbang, namun akan dilengkapi dengan masukan strategis dari berbagai pihak.
“Tentu juga kita akan memberi masukan-masukan potensi wilayah kita apa yang bisa kita kembangkan,” ujar Syahrudin.
Ia menekankan pentingnya memanfaatkan keunggulan komparatif wilayah PPU, terutama dalam bidang pertanian, kelautan, serta posisi geografis strategis sebagai gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Bukan hanya agenda pembangunan internal daerah, Syahrudin juga menyoroti urgensi integrasi proyek-proyek nasional dalam tubuh RPJMD PPU. Ia menilai keberadaan Bandara VVIP, proyek strategis nasional IKN, dan infrastruktur pendukung lainnya harus menjadi perhatian khusus agar tidak terjadi tumpang tindih program dan justru membuka ruang kolaborasi lintas sektoral.
“Termasuk sebenarnya bukan hanya kepentingan Pemda yang kita bicarakan, di situ ada kepentingan nasional juga termasuk dengan integrasinya IKN, Bandara VVIP, dan lainnya. Itu juga nanti sudah termasuk RPJMD kita,” tuturnya.
DPRD, menurutnya, akan fokus memastikan RPJMD tidak menjadi sekadar dokumen formal, melainkan benar-benar mengarahkan pembangunan yang responsif terhadap perubahan besar yang sedang terjadi di kawasan PPU dan sekitarnya. (ADV)






