Syahrudin Dorong Optimalisasi Kredit Alsintan untuk Perkuat Sentra Pertanian di PPU

 

nusantarakini.co, PPU – Bagi Syahrudin M Noor, pertanian bukan sekadar program musiman yang berganti sesuai kepala daerah. Ia menyebutnya sebagai napas lama yang terus berdenyut di Penajam Paser Utara (PPU), daerah yang sejak awal digadang-gadang sebagai lumbung pangan Kalimantan Timur.

Karena itu, menurut Wakil Ketua I DPRD PPU tersebut, urusan penguatan sarana pendukung pertanian harus dipastikan berjalan tanpa henti—bukan sekadar wacana yang berhenti di meja dinas.

“Ya tinggal dinas terkait mengajukan. Kan datanya kita butuh luas lahan, kemudian kelompok taninya berapa, selama itu bisa kita support ya pastilah kita support,” kata Syahrudin, saat ditemui di ruang kerja legislatif, pekan ini.

Ia menjelaskan bahwa penguatan sentra pertanian tidak bisa berdiri tanpa dukungan fasilitas penunjang, khususnya alat mesin pertanian (alsintan) dan akses terhadap pupuk. Ketersediaan sarana tersebut akan menentukan produktivitas dan efisiensi para petani dalam mengelola lahannya.

Pemerintah, kata Syahrudin, telah menyiapkan instrumen pembiayaan yang bisa diakses masyarakat, melalui dana investasi yang sebelumnya telah ditempatkan di salah satu bank daerah.

“Selama ini pemda di era-era sebelumnya sudah menginvestasikan anggaran kita di salah satu bank untuk kredit alat-alat pertanian sehingga masyarakat yang mau mengkredit alsintan dan pupuk yah bisa menggunakan dana itu,” ujarnya.

Skema tersebut memungkinkan petani mengakses pinjaman lunak untuk membeli traktor, pompa air, alat tanam, atau pupuk dalam jumlah besar.

Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada sejauh mana data yang dikumpulkan oleh dinas teknis di lapangan mampu menggambarkan kebutuhan nyata petani—baik dari sisi lokasi, jumlah anggota kelompok, hingga jenis alat yang dibutuhkan.

Syahrudin menilai, minimnya pelibatan data konkret kerap membuat program berjalan tak optimal. Padahal, jika data rapi dan usulan tepat sasaran, dukungan DPRD tak akan setengah hati.

Ia menegaskan bahwa DPRD membuka ruang sebesar-besarnya untuk mendukung pembiayaan pertanian, karena hal tersebut telah menjadi komitmen lintas periode di lingkup Pemkab PPU.

“Saya kira bukan hanya berdasarkan visi misi bupati sekarang, pemda dari dulu juga konsennya ke pertanian karena kita ini kan dibranding dari lumbung pangan Kaltim karena yang terbesar itu Tenggarong dan PPU,” tegasnya. (ADV)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang