nusantarakini.co, Samarinda – Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim nomor urut 2, Rudy Mas’ud – Seno Aji meraih perolehan tertinggi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.
Perolehan ini berdasarkan atas perhitungan cepat (quick count) internal yang menunjukkan keunggulannya melewati paslon nomor urut 1, Isran Noor – Hadi Mulyadi.
Rudy Mas’ud menekankan pentingnya pengawasan terhadap proses rekapitulasi manual yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari tingkat kecamatan hingga provinsi nanti.
“Perhitungan suara di tingkat kecamatan akan berjalan. Saya mengimbau seluruh tim sukses dan relawan untuk tetap waspada dan mengawal jalannya proses ini dengan seksama,” ujar Rudy dalam konferensi pers di Kantor DPD Partai Golkar Kaltim, Rabu (27/11/2024) malam.
Mantan Anggota Komisi III DPR RI ini berpesan kepada seluruh tim dan relawan meskipun hasil quick count menggembirakan, namun tetap harus menunggu rekapitulasi resmi dari KPU.
Berdasarkan hasil quick count internal menunjukkan paslon Rudy-Seno unggul dengan perolehan 57,06 persen, sementara pasangan Isran-Mulyadi meraih 42,94 persen. Data tersebut berasal dari beberapa lembaga survei, termasuk Indikator Politik Indonesia.
Dengan hasil yang diperoleh ini, Rudy menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat di 10 kabupaten kota se-Kaltim yang telah memberikan kepercayaan kepada paslon nomor urut 2 ini. Ia berjanji untuk menjadikan amanah tersebut sebagai tanggung jawab besar yang akan diemban dengan dedikasi penuh.
“Amanah ini akan kami jalankan dengan komitmen tinggi, tidak hanya kepada masyarakat Kaltim, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Rudy.
Meski unggul dalam hitung cepat, Rudy menegaskan bahwa hasil akhir tetap berada di tangan KPU, yang dijadwalkan menyelesaikan rekapitulasi suara mulai 29 November dan berlanjut hingga Desember 2024 nanti.
Selain itu, Rudy juga mengajak semua pihak untuk kembali bersatu demi pembangunan Kaltim yang lebih baik.
“Tidak ada lagi sekat-sekat atau perbedaan. Ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Kaltim. Mari kita kawal proses demokrasi ini hingga tuntas dan bersama-sama membawa Kaltim lebih maju,” pungkasnya.
Sebagai informasi, hasil akhir dari Pilkada 2024 akan ditentukan berdasarkan rekapitulasi manual oleh KPU, yang akan menjadi penentu resmi pemimpin baru Kaltim.








