NUSANTARAKINI.co, PPU – Anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Abd Rahman Wahid, menyampaikan pandangan kritisnya terkait tantangan ketertiban di wilayah Benuo Taka. Ia menyoroti berbagai masalah yang dihadapi masyarakat dan memberikan solusi konkret untuk memperbaiki kondisi ketertiban di PPU.
“Ketertiban adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan produktif. Namun, seperti di banyak daerah lainnya, PPU juga menghadapi sejumlah tantangan terkait dengan pola ketertiban,” ujar Abd Rahman Wahid dengan serius.
Salah satu masalah utama yang menjadi perhatian Abd Rahman Wahid adalah rendahnya tingkat disiplin masyarakat terhadap aturan dan norma yang berlaku. Menurutnya, upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sangat penting, terutama melalui program pembinaan dan edukasi.
“Kita perlu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan dan norma yang berlaku. Pembinaan dan edukasi dapat menjadi solusi untuk membentuk pola pikir dan perilaku yang mendukung ketertiban,” tambahnya.
Abd Rahman Wahid juga menegaskan peran vital aparat keamanan dalam menjaga ketertiban. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang tertib memerlukan kerja sama erat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat itu sendiri.
“Kita tidak bisa mengabaikan peran aparat keamanan dalam menjaga ketertiban. Namun, kolaborasi dengan masyarakat juga penting agar keberhasilan dalam menciptakan ketertiban dapat lebih maksimal,” ungkapnya.
Lebih jauh, Abd Rahman Wahid menggarisbawahi pentingnya memperkuat peran lembaga sosial dan organisasi masyarakat dalam menjaga ketertiban. Menurutnya, keterlibatan masyarakat secara langsung dalam pengambilan keputusan dan implementasi kebijakan akan menciptakan rasa kepemilikan dan tanggung jawab yang lebih besar.
“Penguatan lembaga sosial dan organisasi masyarakat dapat menjadi solusi yang efektif. Masyarakat yang terlibat secara aktif akan merasa memiliki tanggung jawab terhadap ketertiban di lingkungannya,” jelas Abd Rahman Wahid.
Ia menyimpulkan bahwa menjaga ketertiban di PPU tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah atau aparat keamanan, melainkan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga sosial. Ia berharap sinergi yang kuat ini mampu menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (Adv/DPRDPPU)






