NUSANTARAKINI.co , PPU – Wakil Ketua I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU agar segera mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem, salah satunya melalui program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi keluarga miskin. Menurutnya, program ini merupakan salah satu cara efektif untuk membantu masyarakat kurang mampu.
“Pastinya pembuatan rumah gakin, kemudian peningkatan kesejahteraan lainnya untuk membantu masyarakat kita yang kurang mampu,” ucap Syahrudin.
Selain menyoroti bantuan perbaikan rumah, Syahrudin juga menekankan pentingnya pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan produksi dan kualitas produk. Menurutnya, pelaku UMKM harus belajar meningkatkan daya saing secara mandiri dan tidak bergantung pada bantuan instan dari pemerintah.
“Tidak boleh memberikan sesuatu yang instan terus. Pola itu akan diubah diupayakan agar mereka bisa punya daya saing,” tegas Syahrudin.
Syahrudin juga mengingatkan bahwa program-program pengentasan kemiskinan ekstrem harus dilaksanakan secara berkesinambungan oleh pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan ekstrem telah menjadi instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo kepada seluruh pemerintah daerah.
“Pemerintah daerah memiliki kewajiban mengentaskan kemiskinan ekstrem,” ujar Syahrudin.
Pemerintah Kabupaten PPU sendiri menargetkan penurunan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada tahun 2024. Syahrudin berharap, melalui program bantuan yang telah dijalankan, akan ada penurunan signifikan dalam angka kemiskinan di PPU.
“Saya harap setelah terlaksananya program bantuan di PPU ini akan menjadi langkah baik untuk mengurangi tingkat kemiskinan di daerah kita,” tutupnya. (Adv/DPRDPPU)






