Wakil Ketua DPRD PPU Kritisi Penghentian Program Beasiswa, Desak Pemerintah Segera Bertindak

NUSANTARAKINI.co, PPU – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf, mengkritik keras penghentian program beasiswa oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU.

Menurut Andi, program beasiswa yang sebelumnya berjalan dengan lancar di masa kepemimpinan Bupati definitif kini terhenti tanpa kejelasan.

Program ini dinilai sangat vital bagi kelangsungan pendidikan mahasiswa dan pelajar di PPU, namun kebijakan tersebut justru terhenti di tengah jalan, tanpa alasan yang jelas.

“Nah, sekarang, Pak PJ ini tidak melanjutkan program beasiswa tersebut. Terputus di tengah jalan,” ujar Andi Muhammad Yusuf dengan nada prihatin.

Program beasiswa ini sebelumnya menjadi salah satu andalan pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan di PPU, terutama bagi mahasiswa dan pelajar yang membutuhkan bantuan finansial. Namun, sejak Pj Bupati memegang kendali, program tersebut tidak lagi berjalan seperti sebelumnya.

Andi menambahkan, di bawah kepemimpinan Bupati sebelumnya, program beasiswa ini selalu berjalan lancar tanpa kendala berarti. Setiap tahun, beasiswa disalurkan tepat waktu, sehingga mahasiswa dan pelajar tidak perlu khawatir mengenai biaya pendidikan mereka.

“Padahal, waktu bupatinya masih aktif, beasiswa itu lancar,” jelas Andi. Kondisi ini sangat berbeda dari situasi sekarang, di mana program tersebut terhenti tanpa adanya kejelasan arah dan rencana dari Pj Bupati.

Menurut Andi, penghentian ini tidak hanya berdampak pada mahasiswa dan pelajar, tetapi juga menimbulkan ketidakpastian di kalangan masyarakat.

Banyak orang tua dan mahasiswa yang mengandalkan beasiswa ini sebagai satu-satunya jalan untuk melanjutkan pendidikan mereka.

Kini, dengan terhentinya program tersebut, mereka harus mencari alternatif lain yang tidak selalu mudah dijangkau, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah. (Adv/DPRDPPU)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang