Hariyono Dorong Pengembangan Tiga Sektor Utama untuk Dukung UMKM

NUSANTARAKINI.co, PPU – Anggota DPRD Penajam Paser Utara, Hariyono. Tiga sektor utama di Penajam Paser Utara (PPU) yang dulunya menjadi sumber utama ekonomi lokal, yakni pesisir, pertanian, peternakan, dan perkebunan, kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Hariyono, yang akrab disapa Ion, menegaskan bahwa ketiga sektor ini memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di PPU.

Menurutnya, sektor-sektor tersebut perlu didorong kembali agar dapat menggerakkan ekonomi masyarakat lokal, terutama di tengah arus pembangunan yang semakin pesat.

“Dulu pernah kita jumpai ini, ada tiga sektor yang memang menjadi penghasilan utama di PPU, yaitu pesisir, pertanian, peternakan, dan perkebunan. Nah, dari situ juga kita bisa membuka UMKM,” ungkap Ion.

Ia melihat bahwa sebelum adanya perusahaan besar, masyarakat PPU sangat bergantung pada sektor-sektor ini sebagai sumber penghidupan utama. Namun, seiring berjalannya waktu, perhatian terhadap sektor-sektor tersebut mulai berkurang dan bergeser ke sektor-sektor lain yang lebih modern.

Ion menilai bahwa sektor pesisir, pertanian, peternakan, dan perkebunan masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama sebagai penopang bagi UMKM lokal.

Dengan mengembangkan produk-produk hasil dari ketiga sektor ini, UMKM di PPU dapat lebih mandiri dan memiliki daya saing yang lebih tinggi, baik di pasar lokal maupun nasional.

“Jadi, pemerintah dalam hal ini harus berperan dalam mencarikan pasar, sehingga apa yang menjadi hasil kita itu bisa kita jual dan kita publikasikan produk-produk itu,” tambahnya.

Menurut Ion, salah satu peran penting pemerintah adalah membantu membuka akses pasar bagi produk-produk yang dihasilkan dari sektor-sektor tersebut. (Adv/DPRDPPU)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang