Dokter Adi Dorong Peningkatan dan Pemerataan Tenaga Medis di Kaltim

NUSANTARAKINI.co, SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim Andi Satya Adi Saputra komitmen mendorong peningkatan dan pemerataan sebaran tenaga medis di Benua Etam.

Hal ini dikatakannya dalam menyambut perayaan Hari Dokter Nasional yang diperingati pada 24 Oktober di setiap tahunnya tersebut.

Adi menerangkan tenaga medis khususnya dokter di Kaltim saat ini sebenarnya masih sangat kekurangan. Berdasarkan standar World Health Organization (WHO), jumlah ideal dokter di setiap daerah yakni 1:1000 populasi penduduk. Jika jumlah populasi di Kaltim sekitar empat juta jiwa, maka idealnya telah memiliki 4000 dokter.

“Tapi di Kaltim kita baru ada 2 ribu dokter. Jadi, masih kekurangan sekitar 50 persen dari jumlah ideal,” kata Adi, Jumat (25/10/2024).

Tak hanya kekurangan, dikatakan Adi bahwa penyebaran lokasi kerja para dokter di Kaltim pun belum merata.

Dari 10 kabupaten kota di Kaltim, sebagian besar dokter terkonsentrasi berada di tiga kota besar yakni Balikpapan, Samarinda, dan Bontang.

“Sementara banyak daerah terpencil belum memiliki akses kesehatan yang memadai,” ujarnya.

Karenanya, Adi yang juga berprofesi sebagai dokter ini mengusulkan kepada Pemprov untuk bisa mendorong Perguruan Tinggi yang ada di Kaltim untuk bisa membuka kampus kedokteran demi menambah calon-calon dokter.

Selain, itu memperbaiki dan meningkatkan infrastruktur fasilitas kesehatan serta insentif dokter khususnya di daerah terpencil agar dapat terwujudnya pemerataan.

“Banyak dokter enggan bertugas di daerah terpencil, yang mengakibatkan kekurangan tenaga medis di sana,” ungkapnya.

“Saya akan fokus pada pengawasan kesejahteraan dokter dan tenaga medis lainnya melalui Komisi 4,” tambahnya.

Selain itu, ia juga berencana meningkatkan infrastruktur kesehatan di seluruh Kaltim, terutama di daerah terpencil agar fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit dapat memberikan layanan setara dengan yang ada di kota besar.

“Dengan peningkatan kesejahteraan tenaga medis dan dukungan infrastruktur, kita berharap pelayanan kesehatan di Kaltim bisa terus maju dan setara dengan kota besar,” tutupnya. (Adv/DPRDKaltim)

  • Related Posts

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    nusantarakini.co, SAMARINDA – Polemik akses jalan di Perumahan STV, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara, kembali mengemuka. Warga hingga kini masih menggunakan jalur yang melintasi tanah pribadi, sementara…

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    nusantarakini.co, SAMARINDA – DPRD Samarinda menyoroti panjangnya persoalan akses jalan menuju Perumahan STV di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Selain status lahan yang bukan milik pemerintah, persoalan ini semakin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    HIPMI Samarinda Gandeng Bandara APT Pranoto Perluas Pasar UMKM Lokal

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Akses Jalan Perumahan STV Samarinda, DPRD Usulkan Skema Hibah Lahan sebagai Solusi

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Polemik Perumahan STV Batu Cermin, Akses Jalan Buntu Sampai Izin Bermasalah

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    Adnan Sosialisasikan Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    APBD Samarinda 2026 Sebesar Rp3,18 Triliun

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang

    Samri Lakukan Pelepasan Peserta Kegiatan Pembinaan Generasi Muda di Samarinda Seberang